Selamat tinggal kota kelapa sawit

Setelah memberi Isola Corallo salam perpisahan, kami akhirnya meninggalkan Dumai. Kami melakukan semuanya sesuai rencana (bisajadi malah lebih dari yang direncanakan), dan kami berhasil mendapatkan sorotan nasional dan internasional tentang permasalahan yang terkait dengan cara produksi kelapa sawit di Indonesia. Seperti yang saya tulis di posting sebelumnya, perusahaan kelapa sawit raksasa, Sinar Mas, berhasil kami buat tercenang dengan seluruh aksi yang kami lakukan, meskipun juru kampanye kami sepakat bertemu mereka minggu depan di Bali, kami tidak akan berhenti membeberkan kehancuran yang telah mereka lakukan (juga oleh perusahaan lain) di hutan dan lahan gambut.

Sore ini kami sampai di Singapura, yang merupakan persinggahan terakhir kami. Pelayaran ini tengah mendekati puncaknya, tetapi  belum mencapai titik akhir Рkami masih punya satu tugas lagi, tetapi Anda harus bersabar menunggu hingga hari Senin untuk mengetahuinya.

Sementara itu, sekedar mengingatkan jajak-pendapat oleh harian the Jakarta Post tentang apakah aksi kami dapat dibenarkan? Sebagian dari pendapat yang masuk telah dimuat di situs internet mereka, sebagian besar pendapat menyatakan dukungan dan membenarkan tindakan kami. Saya ucapkan terimakasih jika Anda telah berpartisipasi melalui email atau SMS – tetapi Anda dapat melakukan hal yang lebih baik lagi dengan menyurat kepada Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, agar segera menghentikan penghancuran hutan di negerinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: