Mengungkap Fakta-Fakta tentang Kelapa Sawit kepada Masyarkat Cina

Shangwen gets ready to fly © Greenpeace/Maitar

Shangwen gets ready to fly © Greenpeace/Maitar

Kamp Pembela Hutan yang Kami bangun tahun lalu telah tiada dan begitupun Hutan yang tersisa

Aku melihat bentangan lahan yang rusak melalui lensa fotografer kami, John, dan dari gambar-gambar yang telah diabadikannya. Aku bisa merasakan penderitaan bumi kita dan hatiku merasa sakit ketika tidak dapat menangkap tangisan terakhir dari hutan yang dulu berdiri ditempat yang sama kita memasang banner, ada suara bergema ditelingaku: Bumi bukan milik manusia, manusia milik bumi. Akan jadi apa masa depan?

Bumi butuh suara. Hutan butuh suara. Aku percaya karena itulah kemarin, kami — sukarelawan Greenpeace dari seluruh dunia– berdiri ditengah pengrusakan , meskipun terkadang di dalam hati kita merasa putus asa. Kita harus membuat keputusan dan mengambil tindakan dari pada hanya berbicara sementara hutan sedang dihancurkan. Kita harus memahami ini: jika kita tidak dapat secepatnya menghentikan penggundulan hutan, kita akan kalah dalam perjuangan melawan perubahan iklim. Dengan menghilangnya hutan, masa depan anak cucu kita pun akan turut menghilang. Ini bukan hanya masalah para politisi, para pemimpin industri bahkan bukan juga hanya masalah para aktivis lingkungan dan ilmuwan, ini adalah masalah kita semua.

Sebagai juru kampanye hutan Greenpeace Cina, aku berada disini bersama tiga wartawan Cina, bukan saja karena kami tahu bahwa saat ini kita adalah warga dari warga international, tapi juga karena kami mengerti kami bagian dari kejahatan penghancuran hutan, di Indonesia dan seluruh dunia. Kami tahu kami juga memikul beban tanggung jawab untuk menghentikan kejahatan ini. Cina adalah salah satu konsumen kelapa sawit terbesar di dunia yang kebanyakan diimport dari Indonesia dan Malaysia.

Journalist Hau Feng © Greenpeace/Maitar

Journalist Hua Feng © Greenpeace/Maitar

Ketika berdiri di depan Forest wall* dan menyaksikan kejahatan yang merusak ini, kami berharap untuk membawa kabar penting ini kepada rakyat Cina. Kami juga ingin mengirim pesan kepada perusahaan Cina yang menggunakan kelapa sawit-kalian adalah bagian dari masalah, karena para penyalur kalian mengabaikan sebagian besar, jika tidak semua, prinsip-prinsip lingkungan, menghancurkan lahan gambut dan memasang bom waktu pada perubahan iklim. Inilah saatnya bagi kalian untuk bertindak dan menghentikan ini.

Aku tahu ini bukan misi yang mudah. Aku mengerti kebanyakan konsumen Cina bahkan tidak tahu apa itu kelapa sawit dan digunakan untuk apa. Aku mengerti penghancuran ini terjadi jauh dari China dan emisi karbon dari tanah tidak dapat dilihat atau disentuh oleh warga Cina. Tapi aku tidak kehilangan keyakinan karena aku sungguh percaya pada apa yang dilakukan Greenpeace: melakukan tindakan untuk membuat perubahan yang positif

Dan aku tidak sendiri. Aku mempunyai seluruh tim Greenpeace Cina dan orang-orang dari seluruh kantor Greenpeace untuk berjuang bersamaku dan yang lebih penting, aku mulai mendengar suara dari warga Cina. Blog siaran langsung dalam website Tian Ya, yang diposting oleh dua wartawan yang ikut bersamaku, telah menerima lebih dari 100.000 klik dalam waktu seminggu dan kami mendapat ratusan komentar dan umpan balik postif. Aku tahu mereka adalah orang-orang yang dapat kita andalkan dalam perjuangan untuk bumi dan untuk memperjuangkan masa depan kita.

*forest wall adalah batas antara hutan yang masih lebat dengan yang sudah hancur akibat pembalakan atau dikonversi. Jika dilihat dari kejahuan terlihat seperti dinding karena dari depan terlihat masih banyak pohon-pohonnya.

Ditulis oleh Shangwen di atas kapal Esperanza

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: